Tampilkan postingan dengan label My Life. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label My Life. Tampilkan semua postingan

Selasa, 20 Desember 2016

Ada Cerita Dari Tenis Meja





Kali ini gue mau cerita tentang PORAK (Pekan Olahrga Antar Kelas) disekolah gue ini yang diadakan oleh OSIS, Jujur aja gue gak terlalu bisa-bisa banget tentang olahraga. Ceritanya gue yang mendokumentasikan Acara itu, tapi karena gue juga ambil peran dalam kelas gue bantuin KM buat ngisi kekosongan team Volley karena hari pertama adalah pertandingan Volley dan Tenis Meja, alhasil dikelas gue ada satu orang yang berperan sebagai Atlet ganda dan otomatis kalo dia ikut Volley Terus Tenis Meja bakal kosong begitupun kalo dia ikut Tenis Meja Team Volley bakal kekurangan, Gue nyari Temen-temen kelas gue dan ntah mengapa mereka pada gakmau ikut Volley ataupun Tenis Meja alasan yang sama dari temen-temen gue yaitu TIDAK BISA.

Singkat cerita pertandingan volley udah dimulai dan otomatis Tenis meja lah yang kosong, Gue cari orang buat ngisi kekosongan itu dan gak dapat orangnya, Akhirnya gue mutusin buat gue yang maju iya gak salah baca kok gue yang maju daripada kelas gue yang Didiskualifikasi. Jujur aja gue gakbisa main kaya ginian tapi gue duluin nyali “Yang penting gue udah coba dan gue siap kalah.” Gue bilang itu sama diri gue sendiri.

Gue lawan kakak kelas dan ternyata penontonnya juga ada gue kira gak ada, Kita sama-sama gak terlalu bisa main tenis meja disitu gue keringat dingin aslinya deh, kita pemanasan beberapa kali duh. Dan hasil akhirnya gue melaju kefinal, dan Gue yakin banget gue maju kefinal itu karna lagi beruntung aja karna aslinya gue emang Gak bisa eh Ralat maksudnya belum bisa main tenis meja.
Pas babak Final lawan gue berasal dari Mts yang sama kaya gue dia adik kelas gue dan gue berarti final lawan kelas X, Dia juara kabupaten lah gue? Boro-boro juara main Tenis aja baru bisa, Dia yang ngelatih eskul Tenis meja katanya lah gue? Boro-boro ngelatih terakhir main aja kelas 7 SMP. Bener-bener perbandingan yang jauh. Disitu emang banyak yang semangatin yang bilang ntar kalo menang dikasih ini itulah huh, Dan akhirnya gue kalah. Dan dari pertandingan inilah gue bisa dapat beberapa poin penting.

1.       Nyali
Gak peduli lo bakal kalah atau menang yang penting lo udah berani, Lebih baik kalah tapi setelah mencoba daripada kalah tapi tidak mencoba sama sekali. Gue tahu lawan gue difinal jauh perbandingannya dibanding gue tapi gue gak mundur. Bahkan setelah ini gue jadi pengen ikut eskul Tenis Meja haha.

2.       Percaya diri
Gue gak percaya sama diri gue pada saat tenis meja, gue udah yakin gue bakal kalah dan pada akhirnya? Gue kalah. Seharusnya kita yakinin diri kita dulu bahwa kita mampu, gue berani Cuma gue yakin kalah kurang pas gitu. Seharusnya ada hal yang harus dipercayakan yaitu diri sendiri.

3.       Do’a
Ada satu kejadian ketika gue gugup mau dimulai gue bilang gini “Bentar bentar do’a dulu yuk biar selamat dan lancer.” Penonton ada yang ketawa, senyam-senyum dan gue yakin ada yang ilfeel tapi bodo amat, Gue gak salah kok Cuma ngajak berdoa bareng-bareng.

4.       Dibawa santai
Semua jangan dibawa gugup jangan dibawa serius banget lah dibawa santai aja kaya gue, Ketika lawan gue serius banget mukanya gue Cuma bisa masang wajah “ I’M FINE. ” Tapi aslinya “ I’M NOT FINE.”, Dan jangan kan gue bahkan penonton aja mungkin pada greget lihat pertandingan nya.

5.       Keluarkan yang terbaik
Bukan masalah pemain pengganti atau pemain inti, tapi semua harus rata harus keluarkan yang terbaik yang ada didalam diri kita, Kalo lo capek lo bias bilang istirahat kok tapi kalo lo nyerah itu berarti lo kalah.

Oke itu 5 poin yang gue dapat dari PORAK tenis Meja kali ini, gue bukan pemenangnya gue bukan juaranya tapi dari ini gue bisa dapat beberapa poin penting, Terakhir dipostingan kali ini gue tutup dengan Quote.

“ Aku harus percaya pada diriku sendiri, percaya bahwa aku adalah orang yang mereka percaya.” –Uzumaki Naruto

Baca selengkapnya

Rabu, 07 Desember 2016

Life, Love and Laugh Story



“Gue pengen balik lagi kemasa lalu”, yup ungkapan itu emang gue yakinin banget kebenarannya. Gue juga pengen kaya gitu lagi balik lagi kemasa lalu dimana gaada yang namanya Cape hati, Cape pikiran yang ada diotak gue Cuma main, senang-senang, tidur. Tapi gue sadar gue gak bisa yang perlu gue lakukan hanyalah memperbaiki masa depan. 

Banyak banget pengalaman hidup yang gue dapat selama enam belas tahun ini dari mulai gue yang tadinya Cuma main, makan, tidur jadi bertambah kegiatan, yang tadinya Cuma mikirin diri gue sendiri jadi mikirin orang lain, gue yang tadinya cuma melangkah sendirian jadi melangkah bersamaan. Nggak kok nggak gue gak bakal bahas semua kejadian gue selama enam belas tahun ini karna gak cukup hanya dengan 500 kata. Gue  bahas beberapa poin aja yang terjadi dikehidupan gue Ntah itu yang lama atau yang baru.

     1.  Rasa Kebersamaan
“ Orang yang melanggar aturan memang sampah, Tapi orang yang tidak menghargai perasaan temannya jauh lebih buruk daripada sampah.” –Obito Uchiha. Anime naruto, hmm gue suka anime ini karna sedikit-dikit gue belajar dari anime ini, Gue ambil yang positifnya dan gue buang yang negative. 

Gue mulai suka nerapin kata-kata ini ke lingkungan gue sendiri, Gue belajar tentang arti Solidaritas, Arti kebersamaan yang emang penting banget dikehidupan kita. Ntah itu kebersamaan bareng keluarga, Teman, Sahabat, Pasangan atau apapun itu.

Gue emang selalu kalah sama diri gue sendiri gue selalu kalah sama ego gue sendiri, Ya walau kadang gue gagal tapi gue gak nyerah. Yang pasti gue belajar banyak dari seseorang tentang arti kebersamaan, Lo bukan sedang lomba pidato kok, Tapi lo yang jadi pemenangnya dihati gue. Susah nemuin Rasa kebersamaan yang emang bener-bener kebersamaan Yup itu bukan kata-kata dari gue kok, Ya bahkan gue akui gue sendiri masih punya sifat egois yang bikin susah punya rasa kebersamaan, Tapi seseorang menyadarkan gue, Seseorang yang mempunyai daya tarik tersendiri gue cuma salah satu diantara banyaknya orang yang mengaguminya.

     2.  Mimpi dan Harapan
Seiring berjalannya waktu, Yang tadinya Cita-cita kecil gue jadi guru, Polwan terus beranjak ke Astronaut sampai jadi seorang Novelis pun pernah masuk List Cita-Cita gue. Seiring bergantinya waktupun cita-cita gue selalu berubah-ubah, Sampai sekarangpun masih tetap berubah-ubah gue pengen banget jadi Crew disalah satu stasiun Televisi atau bagian penting di Televisi. 

Banyak banget Mimpi dan harapan yang pengen gue wujudkan jadi kenyataan. But, semua gak terlepas dari menyerah atau maju nya gue ketika gue gagal, berhenti atau bangkit nya gue ketika gue Jatuh. Karna gak ada yang pengen jadi orang gagal. 

3.  Rasa Takut
“Jika kamu membatasi dirimu sendiri, kau tidak akan pernah bisa mengejarnya. Lampauilah batasmu dan buatlah langkah besar kedepan.” –Hyuuga Neji.                                                                                                                          

Gue punya banyak rasa takut, ya walau kadang gue suka sok berani. Gue takut ketinggian dan gue takut kecepatan tapi ketika gue ke Dunia Fantasi gue malah penasaran pengen naik Halilintar, Sebenarnya gue takut tapi karna PENASARAN jadilah ketakutan yang gue punya hilang begitu aja, ketika gue naik wahana itu. Sama halnya dengan kehidupan ketika gue takut gagal untuk memulai sesuatu, gue selalu ingat bahwa gue gak bakal tau gimana halaman selanjutnya kalo gue Cuma diam.

Gue ingat banget guru SD gue juga pernah bilang tentang rasa takut pada hantu “Sebenarnya hantu tuh bukan jadi yang utama ketakutan kita, tapi kegelapan lah yang jadi utama rasa takut kita.”

   4.  Investasi
Gue gak iri teman-teman gue pakai gadget terbaru, beli apa yang mereka mau, pergi kemanapun mereka suka, gue Cuma iri ketika gue melihat anak muda seusia gue udah punya banyak investasi untuk masa depannya. Lah, gue sendiri lalu kalian udah menginvestasikan apa untuk masa depan kalian?

      5. Kejujuran
Kejujuran itu hal penting dalam segala aspek kehidupan, Kenyataan memang kadang sering lebih menyakitkan tetapi itu lebih baik dari pada sesuatu yang dibungkus kebohongan yang rapuh. Jika kita terus saja berbohong dengan alasan melindungi semuanya itu berarti kita bertindak naïf. Kita justru sedang mempersiapkan sebuah perpecahan besar.

Kita hanya perlu sedikit keberanian untuk menghadapinya, sedikit sakit memang daripada harus jadi seorang pengecut yang terus lari dari sebuah masalah. Lalu, jika kalian bertanya siapa yang akan menolong kita dikenyataan yang begitu pahit? Jawaban mutlaknya yaaa diri kita sendiri lah karna kita lebih mampu dari apa yang kita bayangkan. Hanya perlu sedikit keberanian dan percaya diri untuk mengatasinya.

6. Hobi
Kalo suruh nulis biodata kadang gue sendiri masih bingung, apa hobi gue ini? Membaca? Gue baca sebentar aja udah ngantuk kecuali baca komik Naruto, Nulis? Gue lebih suka ngetik daripada nulis, Ngejailin orang? hmm. Yang tadinya hobi gue cuma sekedar Internetan, Main bola (Futsal) ini pas jaman SD, berubah jadi Mencari tau hal-hal baru, Lalu gue suka Traveling hingga suatu saat nanti gue bakal keliling Indonesia atau bahkan dunia.
 
Kenapa cuma enam? kalo kebanyakan ntar ngantuk lagi hoho, kapan-kapan gue bakal nulis lagi tentang Life, Love and Laugh Story.  Akhir postingan ini gue ucapin Maaf dan terima kasih untuk semuanya.
Baca selengkapnya

Minggu, 16 Oktober 2016

This is my Life.

 
Aku percaya rencana tuhan akan jauh lebih indah, bukankah seperti itu? Roda kehidupan pasti berputar, kadang kalo ingat masa lalu itu emang suka sedih ya? Klo membandingkannya dengan sekarang karna aku juga gitu. Kadang aku pengen balik lagi ke masa lalu tapi aku sadar itu gak bisa yang perlu aku lakukan hanya terus maju dengan yang sekarang ini bukannya menyerah dan menyesal, aku percaya apa yang ku lakukan sekarang akan membentukku dimasa depan.

Gak peduli dengan keadaan skitar, Aku tak mengharapkan belas kasihan juga tak mengharapkan pujian, toh ketika aku berhasil itu adalah hasil kerja kerasku dan aku yang menikmatinya.

Terkadang, Aku ingin kesuatu tempat yang sepi, dimana aku bisa berteriak sepuasnya, Aku lelah dengan kehidupan ini, kehidupan yang kadang memaksaku untuk selalu melangkah, melangkah ketika aku selalu terjatuh, tersenyum ketika hati menangis.

Tapi...

Ketika aku lelah dengan semuanya, aku selalu berusaha bangkit aku akan ingat bahwa ada banyak hal yang harus aku perjuangkan, ada banyak hal yang harus aku raih, ada banyak mimpi yang harus aku jadikan nyata, ada orang yang selalu mendo’akanku, ada orang yang selalu menjadi penyemangat hidupku.

Baca selengkapnya

Minggu, 17 Juli 2016

Masalah?Hmmm

 
Kalo aku rapuh, gimana dengan orang yang lihat aku?. Sebisa mungkin aku berusaha ceria, semangat, dan pantang menyerah. Karna aku bukanlah seseorang yang lemah yaa aku berbicara hal itu pada diriku sendiri untuk memberikan sugesti itu kepada diriku sendiri agar aku bisa menjadi orang yang kuat.

Apa aku pernah menangis? Pernah, mungkin bahkan sering tapi tak kutunjukan kepada semua orang. Hal favoritku adalah menangis ditengah hujan turun itu menenangkan jiwa dan pikiran.

Lalu, Orang seperti apa sebenarnya aku ini?
Aku selalu bertindak sok kuat berusaha tak ada masalah apapun tapi pada kenyataannya aku tidaklah sekuat yang terlihat.

Apa aku bermuka dua?, Karna bertindak bukan seperti yang sebenarnya terjadi? Hmm maaf aku tak seperti itu Aku hanya berusaha tersenyum seperti tidak ada yang salah, bertindak seperti semua mimpi, berbicara seperti semua sempurna, tapi come on ini kenyataannya aku tak bisa membawa atau bahkan melimpahkan masalah ku kepada orang lain kecuali orang itu memang benar terpilih oleh diriku aku akan berbagi ceritaku.

Banyak tipe orang yang menanggapi masalah, Nah disini cuma nulis 5 aja selebihnya bisa ditambahkan, yaitu :

1. Tipe Santai
Nah tipe orang yang kaya gini tuh gak bakal ribet kalo menanggapi masalah, seberat apapun masalah yang dia punya dibawa santai seolah gak ada apa-apa. Orang yang lihat juga kemungkinan gak tau dia punya masalah. Jadi tiba-tiba kita gak tahu tuh si dia udah beres aja ternyata masalahnya padahal kita gak tau kapan dimulainya.

2. Tipe mendramatisir keadaan
Padahal dia gak tau masalah yang sesungguhnya tuh kaya gimana tapi dia udah takut duluan, pokonya kelakuannya ribet deh seolah menghadapi masalah besar.

3. Tipe Serius
Nah orang kaya gini nih kalo ada masalah dia biasanya bakal nanggapin dengan serius, Yaiyalah namanya juga tipe serius, jadi dia pikirkan apa masalahnya dan gimana jalan keluarnya biasanya kadang malah asik berpikir sendiri memikirkan jalan keluarnya sampai lupa keadaan sekitar atau bahkan minta pendapat orang yang terpilih.

4. Tipe bawa masalah keorang
Jadi kalo dia punya masalah tuh orang yang ada disekitarnya tuh pasti kena semprot alias kena batunya padahal tuh orang gak salah apa-apa tapi di jutekin, dimarahin bahkan mungkin kesalahan kecil orang sekitar bisa berdampak besar.

5. Tipe Social Media
Hmm, jadi gini dia sebenarnya punya banyak masalah, Tau dari mana kita? Tentu saja dari social media dari status-statusnya yang galau, marah, kesel dsb. Tapi, dia cuma luapkannya di Social media doang, dikehidupan biasa? Dia bertindak seperti tak mempunyai masalah sedikit pun. Jadi dia hanya melimpahkan masalahnya keSocial Media bukan ke kehidupan sehari-harinya.

Okey udah sampai ke Point No.5 nih. Sampai jumpa lagi dipostingan selanjutnya *lahkembalicerialagi

I'm The Strong Girl
But, i'm not as strong as you see.
Baca selengkapnya

Rabu, 27 April 2016

Tatapan Mata

" Jangan Tatap gue dengan tatapan seperti itu." Yaaa itu kata-kata yang sering gue ucapin ketika gue ngerasa gak nyaman dengan Tatapan seseorang terhadap gue. Ntah kenapa orang yang langsung gue bilang gitu, langsung berganti tatapan dan tanpa menanggapi kata-kata gue tersebut, seperti menyangkal dengan perkataan "Gue natap lo juga biasa aja." Ada yang pernah bilang ke gue :

" Mata itu jendela hati."" Saya bisa lihat keseriusan dari mata kamu."

 Semenjak itu gue sadar ternyata yang diomongkan itu memang benar, Padahal pada saat itu gue malah menyangkal perkataan tersebut dengan kata-kata " Setahu saya perkataan yang benar itu Buku adalah Jendela Dunia." Lah sebegitu konyol kah gue menjawab pada saat itu, dan gue harap dia juga gak ngambil keseriusan dalam kata-kata gue.

Tatapan kebencian? Yaa gue pernah mendapatkan ini, gue juga gak tahu kenapa sebabnya, yang pasti gue selalu berusaha intropeksi diri gue sendiri, Lambat memang tapi Perubahan itu penting untuk merefresh diri kita menjadi lebih baik. Padahal gue juga gak pernah ikut campur urusan orang tersebut, Tapi itu gak masalah selalu aja ada orang yang gak suka sama kita, mungkin kita tidak merasakan hal buruk dalam diri kita tapi orang lain lah yang menilai kita itu seperti apa. Yang pasti tetap gaya anda dan menjadi diri sendiri, Kita hidup bukan buat mereka senang kok, tapi berbagi hal positif itu keren, berbagi kebaikan itu keren.

Ada informasi yang mengatakan pula, "jika anda ingin menguji seseorang berbohong maka cukup menyelediki mata orang yang kita tanya tersebut. Ada apa dengan matanya? Menurut kebanyakan orang, bukan teori, mata orang saat berbohong akan terlihat berbeda bagi orang yang sudah mengenalinya. Biasanya, mereka yang berbohong tidak berani menatap lawan bicaranya secara tegas. Benar atau tidak, namun jika Pembohong Ulung, ia tetap saja berhasil membohongi siapa pun. Yang jelas, saat seseorang berbicara ketidakjujuran, mata yang terpancar tidak sungguh memperlihatkan kebenaran isi hati."

 Okey, Sampai jumpa dipostingan selanjutnya.
Baca selengkapnya

Minggu, 24 April 2016

Kuat

Haii kembali lagi bersama gue Regina Arifani. Kali ini gue mau ngebahas tentang "Kuat." Yaaa satu kata itu. Tapi yang pengen gue bahas disini bukan orang yang kuat bisa ngangkat beban yang berat kaya Agung Hercules, juga bukan orang kuat yang makannya paku kaya limbad, ataupun orang yang kuat bisa narik mobil pakai tali yang diikat dirambut hmm bukan bukan itu.

Yaa berbagai tipe orang yang gue temui didalam kehidupan gue, semuanya berbeda. Kuat? Yaa hmm gue selalu diajarkan untuk menjadi wanita kuat, tapi bukan berarti gak pernah nangis, gak pernah cape, gak pernah tidur. Tapi mending gak menunjukan hal itu kepada orang lain, apa lagi menunjukan hal itu disocial media. Kayak seperti :

"Cape, nangis terus." oh please, mending lo gak usah mengumbar kelemahan lo kepublik. Apa tujuannya? Biar semua orang tau kalo lo lagi dalam kondisi seperti itu? Terus mereka bakal perhatian ke lo?. Yaa mungkin aja bakal perhatian tapi bisa aja itu hanya kata-kata dan gak benar-benari peduli. Orang yang tahu belum tentu dia peduli, orang yang peduli belum tentu dia tulus. Mending curhat aja keorang tertentu atau Mending gelar sajadah => Sholat => Curhat sama Allah.

Berbagai macam cara orang untuk menyemangati orang yang lagi lemah, berbeda orang kadang juga berbeda cara. Gue kadang lebih suka menyemangati seseorang dengan kata-kata kaya gini :

"Lo jangan jadi orang lemah dong, bukannya lo yang biasa gue kenal itu kuat?."

Bukan maksud gue untuk ngejatuhin, dengan kata "Lemah." maksud gue biar dia bisa punya acuan untuk jadi Kuat.

Kalo kerjaan kalian cuma mengeluh aja orang bakal menilai lu "Tukang ngeluh." Tapi coba kalo misalnya cukup lo yang tau, lo selalu nangis, lo berjuang keras dan cape, simpan keluhan lo, ketika lo sukses nanti lo bisa ceritakan semua perjuangan lo, kekuatan lo, lo bisa nunjukin keorang-orang perjuangan lo tuh luar biasa.
Baca selengkapnya

Kamis, 14 April 2016

Perubahan

Yaa setiap manusia pasti akan berubah, Gue pernah ngebahas ini ketika chat sama temen gue difacebook. Daaan sekarang gue ingin ngebahas ini lagi disini.

Kita sepakat untuk bilang bahwa perubahan itu ada dua sudut pandang yang pertama berubah dari yang baik menjadi tidak baik begitupun sebaliknya.

Banyak orang yang memakai topeng ketika pertemuan awal mereka, Nah dichat ini kita ngomongin tentang "Pertemuan awal kelas." Banyak perubahan yang ada pada saat pertemuan awal, berubah. Tapi dari itu kita bisa mengenal berbagai macam kepribadian seseorang yang sebenarnya gimana, sangat berbeda dengan pertemuan awal. Yaa untuk menjadi baik perlu waktu untuk membuktikannya, Gak cukup hanya sekilas lihat saja atau hanya kenal beberapa saat saja.

Yaa seperti hal yang gue omongin diawal, Setiap manusia pasti akan berubah, Begitupun diri gue sendiri pasti akan berubah, Jadi gue gakbisa janji dengan ucapan ke gue yang bilang "Tetaplah seperti ini.".

Perubahan itu penting kok, tapi berubah ke arah mana dulu nih? Tentunya arah yang lebih baik dong, ke arah yang positif.

Baca selengkapnya

Selasa, 05 April 2016

Pemimpin


Yaa gue gak bakal banyak komentar hal ini, Lah terus napa gue bikin postingan ini? Karna sekedar pengen berbagi aja. :)

Okey gue juga ga bagus bagus banget dalam memimpin, gue gajago dalam hal itu, ntah karna gue yang terlalu malas untuk menjadi seorang pemimpin atau apa. Selama gue Smp kelas 1 gue gak pernah jadi seorang KM, Wakil KM, Sekretaris, Bendahara atau bahkan seorang pengurus osis, ngomong didepan banyak orang aja deg deg an.

sampai gue naik ke kelas 8 semester 1 pun gue sama kaya kelas 7, sampai suatu saat itu semua berubah disemester 2 gue dipaksa salah satu temen gue untuk nyalonin osis, dia terus-terusan maksa. Dan satu kata yang terlintas "Merepotkan." yaa jadi yang seperti itu merepotkan, mencalonkan diri jadi KM aja gue menolak, apalagi pemilihan ketua osis. Tapi gue terlalu mudah terbawa suasana, gue malah ikut nyalonin diri. Singkat cerita, Dari sekian banyak orang dipilihlah 4 orang dan gue kepilih, ntah dalam hal apa gue bisa kepilih padahal visi dan misi gue gak bagus bagus amat. Singkat cerita ada yang bilang gini dengan tujuan ke gue, karna emang gue satu dari empat orang itu yang gak berpengalaman "Dia kan belum pengalaman jadi osis, kok bisa kepilih." Yaa tapi perlu anda ketahui, pengalaman bukan jaminan untuk menang.

Alhasil gue kepilih jadi wakil ketua osis, hal merepotkan yang gak pernah gue bayangin sebelumnya. Tapi tetap aja gue masih susah mimpin rapat, gue cuma berani ngomong ketika dateng ke kelas kelas, dan kata temen gue, gue dulu itu nyebelin banget diosis, tapi sikap gue juga gak jelek-jelek amat, bahkan katanya kemajuan gue pesat.

Partner.... Yaa gue juga punya partner dalam hal ini, kita emang selalu berdebat bahkan dalam hal kecil sekalipun. Tapi kita mampu kerja sama, kita bisa sama-sama wujudkan impian kita, untuk jadi lebih baik. Tapi banyak orang beranggapan yang terbaik itu dengan memenangkan piala/pengharaan, tapi menurut gue yang terbaik itu dengan mengeluarkan apa yang terbaik dalam diri kita.

Dan di smk kali ini, gue malah jadi pemimpin redaksi, hal merepotkan apalagi yang akan terjadi kedepannya. Yaa gue sadar perkembangan gue kali ini terlalu lambat sehingga belum bisa memberikan yang terbaik, Gue sadar dan gue paham hal itu. Gue juga masih ragu dalam mengambil sebuah keputusan. Berbeda ketika dismp gue selalu bisa mengambil keputusan walau ujung ujungnya pasti debat lagi debat lagi sama temen gue. Tapii semua manusia pasti akan berubah kan?:), Tunggu saya secepatnya, saya juga akan berubah untuk menjadi yang lebih baik.

Terima kasih untuk yang selalu memberikan saya kritik dan saran walau kesannya bikin saya Deg-deg an, saya menerima hal itu, bahkan saya membutuhkannya. Karna dari itu saya bisa intropeksi diri. Karna saya gak butuh omongan dibelakang, saya gak butuh sindirian. :)

Dan kali ini gue juga mau berbagi kata-kata dari seseorang :

 "Kamu Cukup jadi Pilot yang pegang kendali, biar kan pesawatmu bekerja, sinkronkan Pikiranmu dengan semua panel, pastikan semua berjalan baik, berikan amanat kepada awakmu agar bekerja dengan baik."

"Dan saat kamu tak mampu melakukan semuanya, tengok ke samping, pasti ada aku sebagai co-pilot yang senantiasa membantumu . Percayalah aku gak akan mencelakaan kamu, karena jika mencelaka kan mu akupun akan celaka bahkan semua orang di pesawat itu."

Baca selengkapnya